Jelang pemilihan Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) yang akan dilakukan pada Selasa 20 Agustus 2013, sejumlah nama calon pengganti posisi Ahmad Sodiki itu sudah mulai mencuat.
Nama Hakim Konstitusi yang baru dilantik, Patrialis Akbar pun ikut masuk ke dalam bursa calon Wakil Ketua lembaga peradilan pimpinan Akil Mocthar itu. Terkait hal itu, Patrialis mengaku kehadirannya di MK bukan untuk mengejar jabatan dan tidak begitu tertarik untuk menjadi orang nomor dua di MK.
"Seperti saya bilang, saya kesini bukan ngejar jabatan, dan besok pemilihan wakil kayanya saya melihat dari kawan-kawan yang minat. Jadi kita akan mendukung kawan-kawan salah satu diantara yang berminat," kata Patrialis di Gedung MK, Jakarta, Senin (19/8/2013).
Ketika kembali disinggung apakah berminat menjadi Wakil Ketua MK, mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) itu mengatakan ingin belajar dulu sebagai hakim konstitusi.
"Lebih baik saya banyak belajar dulu. Saya cuma mendukung yang dipilih, dan mendukung kawan-kawan saja," tuturnya.
Patrialis menambahkan, kalau semua hakim konstitusi memiliki kompetensi untuk menjadi Wakil Ketua MK. Pasalnya, ketika sudah dipilih sebagai hakim konstitusi maka sudah tentu memiliki kemampuan.
"8 orang itu memiliki kemampuan dan bisa memimpin MK, kalau engga jangan berani jadi hakim mk," tukasnya.
Sekedar diketahui, nama Patrialis masuk dalam bursa calon Wakil Ketua MK bersama sejumlah nama lainnya yang terdiri dari, hakim konstitusi Harjono, Ahmad Fadhlil Sumadi, Hamdan Zoelva, Anwar Usman, Arief Hidayat. Sedangkan, nama yang tidak mencalonkan, yakni Akil Mocthar, Maria Farida Indarti, dan Muhamad Alim.







0 comments:
Post a Comment