Mantan Sekretaris Departemen Agama DPP Partai Demokrat, Ma'mun Murod Al-Barbasy, menyakini tidak mungkin Menteri ESDM Jero Wacik tak mengetahui perihal suap yang menimpa Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini.
Bahkan, kata dia, dengan ditemukannya USD200 Ribu di ruang Sekjen ESDM semakin kuat dugaan keterlibatan Sekretaris Dewan Pembina Partai Demokrat itu terkait kasus suap di lingkungan SKK Migas.
"Kalau dirunut dari fakta-fakta yang ada, Jero Wacik (JW) jelas terlibat. Uang USD200 ribu di ruangan Sekjen ESDM itu jadi bukti. Kernel Oil menjadi bukti lain keterlibatan JW. JW pernah bilang enggak tahu soal Kernel Oil. Fitnah besar kalau JW tidak tahu. Kan di Kernel Oil ada nama EBY, WW dan juga AW," jelas Ma'mun kepada Okezone, Senin (19/8/2013).
Bagi dia, seharusnya JW mengundurkan diri dari jabatan Menteri ESDM. Apalagi, menurut dia, JW pernah mendesak mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mundur dengan dalih Pakta Integritas.
"Harusnya JW mundur. Bukankah beberapa waktu lalu dengan dalih Pakta Integritas JW menyuruh Anas mundur sebagai Ketum? Mestinya JW sekarang sudah harus mundur," pungkasnya.







0 comments:
Post a Comment