Monday, 19 August 2013

Jusuf Kalla: Negara Kuat Jika Saudagarnya Banyak



 Sekira seribu saudagar asal Bugis-Makassar hadir dalam Pertemuan Saudagar Bugis-Makassar (PSBM) XIV di Hotel Sahid, Makassar, Senin 19 Agustus 2013.

PSBM XIV ini dihelat sebagai kerjasama antara Pemerintah Provinsi Sulsel (Sulawesi Selatan), KADIN (Kamar Dagang dan Industri) Sulsel, dan KKSS (Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan) akan berlangsung dua hari hingga besok.

Mengambil tema "Peran saudagar Bugis-Makassar dalam mengakselerasi pembangunan Sulsel menyongsong ASEAN Economic Community 2015", mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla secara resmi menginagurasi PSBM XIV 2013 dengan memukul beduk bersama Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dan Ketua KADIN Sulsel Zulkarnain Arief.

Tanpa meninggalkan panggung, JK kemudian didaulat tampil sebagai pengarah acara yang digelar dalam edisi tahunan untuk mempertemukan diaspora Bugis-Makassar dari seantero dunia.

"Titik balik kemajuan Sulsel terjadi ketika Indonesia diterpa krisis pada 1998. Di saat secara nasional banyak daerah mengalami krisis justru Sulsel maju lebih baik," ungkap JK mengilas-balik tentang krisis moneter yang menghempang kekuasaan Orde Baru di akhir dekade 90-an.

JK mengurai, peran saudagar Bugis-Makassar amat vital dalam perkembangan ekonomi di kawasan timur Indonesia. Dilanjutkannya, bila di daerah lain, saudagar lazim ditempatkan pada strata bawah dalam lapisan kelompok masyarakat, berbeda halnya dengan kultur di Bugis-Makassar di mana kaum pedagang ini berada pada posisi yang setara dengan golongan pegawai atau kaum bangsawan.

Menurut JK, posisi strategis yang kuat itulah menjadi keuntungan tersendiri bagi saudagar untuk berdiri lebih kokoh sebagai penjaga keseimbangan perekonomian. "Sebuah negara akan besar dan maju kalau memiliki lapisan saudagar yang kuat," sambung JK.

Karena itu, katanya, kaum saudagar yang lebih dikenal sebagai para pedagang dengan daya tarung yang tangguh tidak perlu takut menghadapi persaingan regional di Asia Tenggara jelang diberlakukannya AEC pada 2015 mendatang.

Selain membahas peran saudagar di tengah masyarakat, PSBM XIV kali ini akan dipurnakan dengan halal bi halal, seminar, paparan kisah sukses dalam usaha, dan forum bisnis. PSBM XIV dijadwalkan berakhir Selasa 20 Agustus dengan makan malam dalam kesejukan nyiur melambai di tepi Pantai Wisata Sampulungan, Galesong, Kabupaten Takalar.

0 comments:

Post a Comment