Untuk kedua kalinya berturut-turut, duo joki Ducati terlibat kontak di lintasan. Tapi kali ini pelakunya Nicky Hayden dan sang korban, Andrea Dovizioso sempat kesal walau akhirnya mengakui bahwa yang namanya insiden merupakan bagian dari balapan.
Di lap terakhir GP Indianapolis dini hari tadi, keduanya terlibat perebutan sengit untuk posisi kedelapan. Hayden yang ingin meraih hasil maksimal di depan pendukungnya sendiri, mencoba menekan Dovi – panggilan Dovizioso, dari jalur dalam walau sedianya, sudah ditutup rapat rider Italia itu.
Alhasil, keduanya bersenggolan dan kemudian keluar jalur. Insiden itu pun dimanfaatkan rider lain, Bradley Smith yang akhirnya finis kedelapan. Sementara Dovi dan Hayden terpaksa finis kesembilan dan ke-10. Dovi kesal karena menganggap Hayden telah menghalalkan segala cara untuk melewatinya.
“Saya mampu melewati Nicky kembali di lap terakhir, tapi pada tikungan terakhir, dia ingin menyalip saya dengan segala cara, membalap dengan manuver yang sangat agresif. Saya tak menyangka hal itu karena saya tak membuka celah,” ketus Dovi.
“Nicky mendekat di samping saya dan kami bersentuhan. Buat saya yang pasti, pergerakannya itu membahayakan tapi saya setuju bahwa itu hanya merupakan insiden balapan biasa,” imbuhnya, sebagaimana dikutip Crash, (19/8/2013).
Keduanya pun dipanggil Race Direction, segera setelah balapan seri Indy rampung. Keduanya “diinterogasi” terkait insiden tersebut. Namun baik Hayden maupun Dovi keluar dari ruangan pemeriksaan tanpa memegang sanksi apa pun.
“Kami dipanggil Race Direction karena tentunya, insiden itu merupakan hal penting untuk didiskusikan dan segera diselesaikan. Jujur, saya masih kesal karena kehilangan dua posisi padahal saya juga ingin tetap membuat Smith di belakang saya. Tapi tak ada situasi kontroversi yang memang disengaja, jadi buat saya persoalan ini berakhir di sini,” tandas Dovi.







0 comments:
Post a Comment